H+3 Libur Tahun Baru 2026, Lalu Lintas Tol Solo–Ngawi Naik Hingga 43 Persen

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) mencatat lonjakan signifikan volume lalu lintas kendaraan di Ruas Jalan Tol Solo–Ngawi selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Sejak 18 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026 atau H+3 libur Tahun Baru 2026, total kendaraan yang melintas mencapai 1.010.060 kendaraan.

Berdasarkan data PT JSN, kendaraan yang melintas ke arah timur menuju Surabaya tercatat sebanyak 77.014 kendaraan atau meningkat 39 persen dibandingkan kondisi normal yang berada di angka 55.425 kendaraan.

Sementara itu, kendaraan yang melintas ke arah barat menuju Jakarta tercatat sebanyak 197.325 kendaraan atau naik 43 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 138.142 kendaraan.

Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi, Mery Natacha Panjaitan, menjelaskan bahwa pada periode H+2 libur Nataru 2025/2026, lalu lintas di ruas Tol Solo–Ngawi masih didominasi oleh kendaraan pribadi atau Golongan I.

“Kami mencatat peningkatan lalu lintas kendaraan tertinggi terjadi pada H+2 atau tanggal 27 Desember 2025, yakni sebanyak 74.756 kendaraan,” ujar Mery.

PT JSN juga mencatat volume lalu lintas transaksi di setiap gerbang tol sepanjang Ruas Solo–Ngawi selama periode tersebut.

Di Gerbang Tol Bandara Adi Soemarmo, tercatat sebanyak 46.719 kendaraan memasuki Kota Solo atau naik 26 persen dibandingkan kondisi normal 37.067 kendaraan.

Sementara kendaraan yang meninggalkan Solo mencapai 39.280 kendaraan atau meningkat 22 persen dari kondisi normal sebanyak 32.169 kendaraan.

Di Gerbang Tol Ngemplak, tercatat 131.810 kendaraan memasuki Kota Solo atau naik 8 persen dibandingkan kondisi normal 121.995 kendaraan.

Untuk kendaraan yang keluar dari Solo tercatat 116.481 kendaraan atau meningkat 20 persen dari kondisi normal sebanyak 97.436 kendaraan.

Gerbang Tol Gondangrejo mencatat 71.241 kendaraan memasuki wilayah Purwodadi atau naik 39 persen dari kondisi normal 51.353 kendaraan. Sementara kendaraan yang meninggalkan Purwodadi tercatat sebanyak 72.427 kendaraan atau naik 40 persen dibandingkan kondisi normal 51.836 kendaraan.

Di Gerbang Tol Karanganyar, tercatat 109.302 kendaraan memasuki Karanganyar atau meningkat 20 persen dari kondisi normal 91.313 kendaraan.

Adapun kendaraan yang meninggalkan Karanganyar mencapai 111.657 kendaraan atau naik 27 persen dibandingkan kondisi normal 87.627 kendaraan.

Gerbang Tol Sragen mencatat 63.318 kendaraan memasuki Sragen atau naik 26 persen dari kondisi normal 50.436 kendaraan. Sementara kendaraan yang keluar dari Sragen tercatat sebanyak 56.676 kendaraan atau meningkat 38 persen dari kondisi normal 41.204 kendaraan.

Di Gerbang Tol Sragen Timur, tercatat 28.169 kendaraan memasuki Sragen atau naik 28 persen dari kondisi normal 22.040 kendaraan. Sementara kendaraan yang meninggalkan Sragen mencapai 35.509 kendaraan atau naik 24 persen dibandingkan kondisi normal 28.543 kendaraan.

Sementara itu, di Gerbang Tol Ngawi tercatat 62.705 kendaraan memasuki Ngawi atau meningkat 35 persen dibandingkan kondisi normal 46.445 kendaraan. Adapun kendaraan yang meninggalkan Ngawi mencapai 64.766 kendaraan atau naik 25 persen dari kondisi normal 51.694 kendaraan.

Mery menambahkan, PT JSN telah mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas dengan mengoptimalkan layanan operasional di seluruh ruas Tol Solo–Ngawi.

Langkah tersebut meliputi penambahan petugas untuk mempercepat pelayanan transaksi di gerbang tol, pengaktifan Gardu Oblique Approach Booth (OAB), serta penambahan petugas layanan pengaturan area parkir dan kebersihan toilet di rest area.

“PT JSN berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jalan selama periode libur Nataru. Berbagai langkah antisipatif telah kami lakukan, mulai dari kesiapan petugas, optimalisasi gardu transaksi, hingga memastikan seluruh fasilitas pendukung berfungsi dengan baik,” tambahnya.

Selama periode Nataru, PT JSN juga meningkatkan koordinasi dengan kepolisian serta seluruh service provider untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan. Kesiapan sarana dan prasarana, termasuk rest area, layanan derek, dan fasilitas informasi lalu lintas, disiagakan selama 24 jam.

PT JSN mengimbau seluruh pengguna jalan tol agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik mencukupi, serta mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan.

Pengguna jalan juga diimbau untuk beristirahat di tempat yang telah disediakan apabila merasa lelah, serta selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.