SOLO, MettaNEWS – Brand kosmetik lokal legendaris La Tulipe resmi meluncurkan rangkaian rebranding nasional bertajuk La Tulipe New Era di Kota Solo.
Setelah sukses membuka chapter pertama di Bandung pada awal November, Solo menjadi kota kedua dari tiga rangkaian rebranding yang akan ditutup di Surabaya pada Desember 2025. Peluncuran ini menandai babak baru perjalanan La Tulipe yang telah hadir sejak 1980 dan tetap setia pada nilai-nilai inti produk yang aman, minim risiko alergi, serta dikembangkan oleh para ahli.
La Tulip meresmikan rebranding Solo pada Kamis (20/11/2025) melalui rangkaian acara interaktif dan edukatif yang menarik perhatian pengunjung di Atrium Solo Paragon Lifestyle Mall.
“Rebranding ini bukan sekadar penyegaran tampilan. Ini adalah wujud komitmen La Tulipe untuk terus menghadirkan kualitas terbaik dan menjadi sahabat perempuan Indonesia di setiap fase kehidupannya,” ujar Kuncoro Tanudirjo, CEO PT Rembaka.
Ia menjelaskan bahwa transformasi ini mencakup keseluruhan aspek mulai dari logo, visual brand, kualitas produk, hingga desain kemasan yang lebih modern dan relevan.
Kuncoro menegaskan bahwa perubahan ini diperlukan agar La Tulipe tetap dekat dengan konsumen generasi baru.
“Kondisinya sudah jauh berbeda dibanding era 80-an. Kami ingin menghadirkan produk yang tidak hanya nyaman dan aman, tetapi juga kekinian dan bersahabat untuk konsumen masa kini,” katanya.
Senada dengan itu, Grace Tanudirjo selaku New Product Development La Tulipe menyampaikan bahwa rebranding ini juga menjadi momentum untuk kembali menegaskan nilai-nilai dasar yang telah menjadi akar La Tulipe sejak 1980.
“Di logo baru kami menambahkan ‘EST 1980’ untuk mengingatkan bahwa ini adalah brand yang trusted dan sudah 45 tahun berdiri,” ujarnya.
Acara rebranding di Solo menghadirkan berbagai aktivitas, antara lain talkshow kecantikan bersama para ahli, beauty class, makeup showcase, lifestyle activation, wellness session, hingga area experience dan photospot interaktif. Pengunjung juga mendapatkan freebies eksklusif selama acara berlangsung.
Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, turut hadir dan mengapresiasi langkah strategis ini. Menurutnya, industri kosmetik merupakan sektor kreatif yang berkontribusi besar pada ekonomi daerah.
“Kami menyambut baik upaya rebranding ini karena dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas produk lokal. Industri kecantikan memiliki potensi besar dalam membuka lapangan pekerjaan dan mendorong kreativitas,” tutur Astrid.
Astrid menambahkan bahwa pemerintah kota selalu membuka ruang kolaborasi bagi industri kecantikan untuk tumbuh dan berinovasi.
“Kami berharap PT Rembaka dapat memperluas pasar, menghadirkan produk yang lebih relevan, serta memberi dampak positif bagi perempuan yang ingin tumbuh percaya diri dan berdaya,” pungkasnya.
Melalui rebranding besar-besaran ini, La Tulipe menegaskan posisinya sebagai brand lokal yang adaptif, inovatif, dan konsisten menjaga kualitas selama lebih dari empat dekade.
Sebuah langkah baru yang menandai perjalanan panjang brand lokal yang tetap konsisten menjaga kualitas dan kepercayaan selama lebih dari empat dekade.








