SOLO, MettaNEWS – Forum Literasi Jawa Barat menghadirkan pengalaman sinema yang berbeda bagi masyarakat Solo melalui Workshop Film dan Nonton Perdana (Nobar) “Jangan Panggil Mama Kafir”. Acara ini digelar meriah di Atrium Utama NEO Solo Grand Mall, memadukan edukasi dunia perfilman dengan kesempatan eksklusif menyaksikan lebih awal film nasional terbaru yang penuh kejutan.
Sorotan utama acara ini adalah kehadiran Michelle Ziudith, pemeran utama dalam film Jangan Panggil Mama Kafir, yang turut berbagi kisah seru dan pengalaman pribadi di balik proses kreatifnya memerankan tokoh utama.
Acara semakin istimewa dengan sambutan dari Astrid Widayani, Wakil Wali Kota Surakarta, yang menyampaikan apresiasi dan dukungan Pemerintah Kota Surakarta terhadap literasi kreatif dan perkembangan industri film Indonesia.
“Ini adalah kesempatan emas untuk mengembangkan literasi dan kreatifitas di tengah peluang dan tantangan saat ini. Saya juga berharap semoga kedepan selalu diberikan kelancaran atas renovasi yang sedang dilaksanakan di NEO Solo Grand Mall,” ujar Astrid Widayani dalam sambutannya saat pembukaan workshop.
Tak hanya sekadar pemutaran film, acara ini juga mengajak peserta menyelami lebih dalam dunia perfilman melalui sesi workshop. Mulai dari perancangan ide cerita, proses produksi, hingga strategi distribusi film, peserta mendapatkan pemahaman menyeluruh mengenai industri sinema tanah air.
Elvira Dyahajeng Syavala, Public Relations NEO Solo Grand Mall, menyampaikan kebanggaannya bisa menjadi bagian dari acara ini.
“Film Indonesia tengah berada di puncak kreativitas. Kami senang bisa menyediakan ruang publik bagi acara kreatif seperti ini. Hadirnya Forum Literasi Jawa Barat dan Michelle Ziudith menunjukkan semangat kolaborasi yang menghidupkan perfilman Indonesia. Kami ingin menunjukkan bahwa NEO Solo Grand Mall bukan hanya pusat belanja, tetapi juga rumah bagi ide-ide besar dan karya anak bangsa,” ungkap Elvira.
“Kami juga percaya menonton film lokal dan memahami proses kreatifnya adalah bentuk apresiasi nyata bagi para sineas Indonesia. Inilah cara kami mendukung perfilman nasional agar semakin diperhitungkan, baik di dalam negeri maupun mancanegara,” tambahnya.
Sebagai penutup acara, pengunjung diajak menikmati nonton bareng perdana film “Jangan Panggil Mama Kafir” bersama Michelle Ziudith. Kegiatan ini memberikan pengalaman istimewa untuk berinteraksi langsung dengan sang pemeran utama serta merasakan atmosfer film lebih awal dibanding penonton umum.
Dengan dukungan ratusan peserta dari kalangan pelajar, komunitas kreatif, hingga pencinta film, acara ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat apresiasi masyarakat Solo terhadap karya sineas Indonesia, sekaligus menumbuhkan literasi visual di kalangan generasi muda.








