Dana Hibah APBD Harus Transparan, KONI Surakarta Tekankan Akuntabilitas Cabang Olahraga

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surakarta menggelar workshop tata kelola keuangan dengan menghadirkan seluruh cabang olahraga (cabor) di bawah naungannya, Selasa (16/9/2025). Sebanyak 63 cabor hadir  dalam kegiatan ini yang dipusatkan di sekretariat KONI Surakarta.

Ketua KONI Surakarta, Her Suprabu, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu program prioritas untuk meningkatkan tata kelola organisasi. Dengan mulai dari pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.

“Hari ini kita kumpulkan semua cabor dalam workshop tata kelola keuangan. Harapannya semua dana pembinaan yang disalurkan ke cabor bisa terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga benar-benar tepat sasaran untuk peningkatan kualitas atlet,” ujarnya.

Her menambahkan, KONI Surakarta juga membuka help desk khusus untuk membantu cabor yang masih mengalami kesulitan dalam penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Help desk ini akan mendampingi agar penyusunan RAB sesuai dengan SOP yang telah disusun tim audit internal KONI,” lanjutnya.

Sementara itu, anggota Tim Audit Internal KONI Surakarta, Wahyu Haryanto, menegaskan pentingnya pemahaman bersama antara KONI dan cabor terkait tata kelola dana hibah yang bersumber dari APBD Kota Surakarta.

“Kegiatan ini merupakan bentuk sosialisasi agar ada sinergi antara KONI dan cabor dalam penggunaan dana pembinaan. Dengan pemahaman yang jelas, ke depan cabor bisa lebih fokus pada peningkatan prestasi demi mengharumkan nama Kota Surakarta,” tegas Wahyu.

Melalui workshop ini, KONI Surakarta berharap seluruh cabor mampu menerapkan prinsip tata kelola keuangan yang baik.

“Sehingga dana pembinaan benar-benar mendukung tercapainya target prestasi olahraga di tingkat daerah, nasional, maupun internasional,” pungkasnya.