BOYOLALI, MettaNEWS – Jemaah calon haji meninggal dunia keberangkatan Embarkasi Solo kian bertambah, kali ini jemaah kloter 69 asal kabupaten Cilacap gagal berangkat menuju ke tanah suci karena wafat.
Jemaah itu adalah Somar Sobari Sandikrama (64) warga Cilacap. Sebelumnya jemaah ini menjalani perawatan di RS Moewardi Solo karena kondisi sakit usai pengecekan di Asrama Haji Donohudan Boyolali.
Humas PPIH Embarkasi Solo Gentur Rama Indriyadi mengungkapkan jemaah meninggal tersebut terjadi pada hari Rabu (14/6/2023) pukul 12.15 WIB di RS Moewardi Solo.
“Penyebabnya karena Serangan Jantung,” ungkap Gentur (15/4/2023).
Sementara itu PPIH Embarkasi Solo pada Kamis (15/6/2023) pukul 00.30 WIB telah memberangkatkan total sebanyak 70 Kloter jemaah calon haji menuju tanah suci.
Dari data 70 Kloter tersebut berjumlah 25.903 jemaah berasal dari wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Gentur mengungkapkan untuk jumlah kedatangan hari ini (15/6/2023) di Asrama Haji Donohudan Boyolali terdapat 3 kloter. Yakni Kloter 73, 74 dan 75 dari wilayah Banyumas.
“Untuk keberangkatan menuju Arab Saudi hari ini terdapat 3 kloter yakni 71, 72 dan 73 dari wilayah Cilacap, Purbalingga dan Banyumas,” ungkap Gentur.
Lebih lanjut untuk update jemaah calon haji yang sakit dan mendapatkan perawatan di rumah sakit arab Saudi terdapat 41 Jemaah. Dengan rincian 32 jemaah di Makkah dan 9 orang di Madinah.
” Untuk yang di Embarkasi terdapat 6 orang masih dalam perawatan. 2 jemaah di Moewardi, 3 di RS TNI AU dan 1 di RSUP. Sementara untuk yang istithaah atau tidak mendapatkan rekomendasi terbang dari dokter sampai saat ini terdapat 24 Jemaah. Dan sudah kembali ke wilayah masing,” papar Gentur.
Selanjutnya untuk jemaah calon haji wafat atau meninggal dunia di tanah suci, saat ini berjumlah 12.








