SOLO, MettaNEWS – Jumlah penumpang naik pada arus balik Lebaran 2023 di Stasiun Solo Balapan mencapai 4.179 penumpang pada Selasa (25/4/2023).
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Franoto Wibowo menuturkan jumlah ini diprediksi naik pada puncak arus balik malam ini.
“Untuk pantauan arus balik di Stasiun Solo Balapan tercatat dari tanggal 25 April update pukul 05.00 WIB sudah 4.179 penumpang yang naik menuju berbagai kota Pulau Jawa. Prediksi nanti malam 4.900,” ujar Franoto kepada MettaNEWS.
Sedangkan pada arus balik Senin (24/4/2023) jumlah penumpang naik mencapai 4.847.
“Untuk kemarin lebih tinggi ya dari sekarang tapi sekarang pun masih update ya sampai nanti malam, kemarin tercatat 4.847 penumpang naik,” kata dia.
39.278 Penumpang Arus Balik Lebaran 2023
Ada pun untuk keseluruhan jumlah penumpang yang berangkat dari Solo Balapan dari mulai 12 April sampai hari ini tercatat 39.278 penumpang. Para penumpang ini berangkat dari berbagai kota Pulau Jawa Bandung Surabaya Semarang Malang.
Franoto menyebut prediksi puncak tertinggi terjadi selama 7 hari. Terhitung pada 25 April hingga 1 Mei 2023.
“Tertinggi 25 April, prediksi awal kami tanggal 1 Mei. Karena tanggal 1 Mei masih banyak masyarakat yang libur dan masih mudik di kampung halamannya,” tuturnya.
“Jadi kemungkinan tanggal 1 Mei juga puncak untuk arus balik dari Stasiun Solo Balapan ke berbagai kota,” sambung Fran.
Daop 6 Yogyakarta mencatat ada 4 kota tujuan arus Lebaran tahun 2023.
“Sama untuk kedatangan dan balik ke arah Jakarta Bandung Surabaya Purwokerto Cirebon,” katanya.
Untuk menghadapi hal ini, Daop 6 Yogyakarta menambah 8 kereta api (KA) mulai 12 April-3 Mei.
“Untuk Solo Balapan ada 2 KA tambahan keberangkatan KA Argo Lawu sama Dwi Pangga tambahan relasi Solo Balapan sampai dengan Jakarta Gambir,” terangnya.
Pada masa arus balik ini, Franoto mengimbau kepada penumpang untuk mengalokasikan waktunya dengan baik agar tidak tertinggal kereta.
“Kami terus menjaga keselamatan dan keamanan dari pengguna jasa dari 14 April kita lakukan posko terpadu, data, kesehatan, keamanan BKO dari TNI Polri untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan,” tukasnya.








