NU Apresiasi Perusahaan Asal Solo Tembus Bisnis Katering Haji di Arab Saudi

oleh
oleh
Founder Wong Solo Grup Puspo Wardoyo menunjukkan pada Menteri Erick Thohir produk makanan ready to meal dari PT HaTI , Senin (21/11/2022) | MettaNEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Nahdlatul Ulama memberikan apresiasi dan dukungan pada perusahaan asal Solo yang berhasil menembus bisnis katering haji di Arab Saudi. Melalui bendera PT Hati Barokah Investama (HBI), perusahaan Wong Solo Grup ini mulai tahun ini mengembangkan sayap bisnisnya untuk melayani kebutuhan makan bagi para jemaah haji.

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Fahrur Rozi Burhan atau Gus Fahrur menyampaikan apresiasi dan dukungannya saat berkunjung ke Kali Pepe Land, Boyolali, Senin (16/1/2023).

“Kalau Indonesia bisa berjaya di Arab Saudi maka akan banyak bahan-bahan makanan dari Indonesia yang bisa ikut menembus pasar luar negeri. Bisa beras, ikan, sayuran, lauk pauk dan hal-hal khas Indonesia,” papar Gus Fahrur.

Gus Fahrur mengungkapkan dukungan ini bukan tanpa sebab. Dengan adanya perusahaan dari Indonesia yang menjadi operator katering haji di Saudi bukan membawa nama pribadi namun menjadi representasi nama baik bangsa Indonesia.

“Ini dengan kita menjadi operator perusahaan makanan di Saudi maka jemaah haji akan mendapat pilihan makan yang lebih enak. Jadi jemaah haji akan lebih nyaman. Banyak yang kangen makanan Indonesia karena taste nya di sana ga sama. Kalau itu di masak oleh chef orang Indonesia, bumbu Indonesia pasti rasanya lebih nendang. Ini suatu keuntungan bagi jemaah kita bisa mendapatkan makanan yang lebih berkualitas dan pasti halal,” tandasnya.

Selain makanan jemaah selama berhaji yang lebih terjamin, Gus Fahrur juga mengatakan hal ini akan meningkatkan perekonomian masyarakat. Bisa menjadi suplayer produk, serta negara mendapat pemasukan devisa.

“Ada multi evek perusahaan ini sehingga kami sangat mendukung. Saya selaku ketua PBNU mendukung dan mengapresiasi sekali, perusahaan ini menjadi pioner, pemain pertama dari Indonesia sebagai pembuka pasar di Luar Negeri. Karena yang akan menikmati masakan ini bukan hanya orang Indonesia,” ujarnya.

puspo wardoyo
Founder Wong Solo Grup Puspo Wardoyo bersama dengan Ketua PBNU Gus Fahrur di Kali Pepe Land, Senin (16/1/2023) | MettaNEWS / Puspita

Sebelumnya lanjut Gus Fahrur, sudah banyak katering makanan haji dari perusahaan negara lain.

“Jadi banyak produk yang menguasai seperti Tailand, Vietnam. Kita ini jemaah haji terbesar tapi rezeki nya dinikmati oleh negara lain. Bayangkan kita tiap tahun memberangkatkan 200 ribu jemaah haji. Itu besar sekali kebutuhan makanannya. Hari ini kesempatan perusahaan ini membuka katering di sana otomatis akan membawa produk dari Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, Founder Wong Solo Grup, Puspo Wardoyo menyampaikan PT HaTI siap menjadi operator katering haji. Kesiapan ini terlihat dengan mulai berjalannya katering haji pada tahun ini.

“Untuk PT HaTI kita siap menjadi operator. Jadi kita membawa semua tenaga kerja, semua saya kerahkan mengoperasikan usaha ini. Tentunya kita punya komitmen perjanjiam bahwa ada bahan-bahan baku yang mengambil dari Indonesia, terutama rempah-rempah dan bahan baku spesial. Sehingga apapun yang kita lakukan juga berdampak memberi kontribusi pada masyarakat Indonesia. Jemaah haji kita ke sana tapi pulang tidak bawa apa-apa. Dengan jemaah kita kesana sebaliknya kita bisa membawa devisa kembali ke Tanah Air,” ungkapnya.

Katering haji PT HaTI mulai beroperasi tahun ini

Bukan hal yang baru bagi Puspo Wardoyo untuk mengelola bisnis restoran di Luar Negeri. Pengusaha asal Solo ini telah mempunyai 12 otlet di Malaysia, 2 restoran dan satu catering di Jeddah.

“Untuk haji tidak cukup masalah fresh atau tidak tapi juga masalah citarasa. Ini yang blum pernah terlaksana. Bagaimana mungkin jemaah haji sudah capek mendapat makanan yang sudah layu. Dan ini bertahun-tahun di evaluasi susah. Kecuali dengan adanya operator yang berpengalaman, Kami memadukan teknologi untuk menghadirkan makanan yang awet, fresh dengan citarasa Nusantara,” jelasnya.

Selama ini lanjut Puspo, para Jemaah haji sukses menjalankan rukun Islam yang kelima ini namun tidak sukses pada makanannya.

“Makanya slogan kami PT HaTI hadir untuk mensukseskan haji dan umrah anda. Selama ini sukses haji tapi makanan tidak sukses. Karena pihak penyelenggara tidak pernah menitik beratkan pada cita rasa. Bertahun-tahun yang jadi pembahasan adalah bagaimana makanan bisa hadir pada waktunya dan bisa dimakan. Belum pada kesegaran makanan apalagi cita rasa,” pungkasnya.