Gulirkan Sumpah Pemuda Jilid 2, Y20 Indonesia Bumikan Communiqué di Solo

oleh
oleh
Puncak acara Y20 Indonesia akan berlangsung di Solo | Metta NEWS / Puspita

9SOLO, MettaNEWS – Bertepatan dengan Sumpah Pemuda, Y20 Indonesia akan mendeklarasikan dokumen rekomendasi kebijakan (communique) di Solo. Rekomendasi kebijakan ini merupakan hasil dari KTT Y20 Indonesia yang sukses dilakukan pada bulan Juli 2022 di Jakarta dan Bandung.

Michael Victor Sianipar, Ketua Bersama Y20 Indonesia 2022 menjelaskan, dari bulan Januari 2022 kelompok kerja sudah mengumpulkan aspirasi dari seluruh elemen pemuda sebagai bahan menyusun kebijakan.

“Wujud nyata dari hasil mengumpulkan aspirasi ini kita tuangkan di Solo pada 28 Oktober dengan mengumpulkan 200 pemuda dari seluruh Indonesia. Mereka akan memberikan ide dan gagasan bagaimana hasil Y20 bisa diimplementasikan di daerah masing-masing,” ujar Michael.

Michael menyebut tujuan deklarasi kebijakan ini untuk mendorong agar muncul gagasan-gagasan dan komitmen, sehingga pada 28 Oktober nanti bisa muncul Sumpah Pemuda jilid 2.

“Perjuangan pemuda bukan hanya sampai menghasilkan dokumen rekomendasi kebijakan, tetapi memastikan dokumen tersebut dapat diimplementasikan dengan baik oleh para pemimpin G20,” terang Michael.

Michael juga menyampaikan bahwa Y20 Indonesia akan terus berupaya melibatkan pemuda Indonesia dalam pembangunan nasional. “Kegiatan Suara Pemuda ini merupakan salah satu upaya untuk
melibatkan pemuda Indonesia dalam mengimplementasikan rekomendasi kebijakan Y20”, tambahnya.

Michael menyebut aspirasi isu prioritas yang disampaikan oleh anak muda diantaranya isu ketenagakerjaan pemuda terkait kekhawatiran lapangan pekerjaan.

“Banyak yang kehilangan pekerjaan saat pandemi karena tidak dilindungi jaring pengaman sosial dan munculnya berbagai pekerjaan baru.

Selain lapangan pekerjaan, lanjut Michael dunia digitalisasi juga menjadi isu penting yang dibahas seperti enterpreneurship, transformasi digital, literasi digital, keberagaman dan inklusi.

“Keberagaman dan inklusi jadi topik prioritas yang berdiri sendiri. Indonesia memiliki kekayaan terbesar yakni keberagaman. Masuk dalam isu ini adalah kebudayaan yang menjadi kekayaan lokal. Kreasi setiap daerah bisa menjadi nilai lebih lokal wisdom yang mereka buat lewat keunikan produk,” tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, menunjukan antusiasme serta dukungannya pada pelaksanaan kegiatan Gaung Muda Indonesia ini.

“Pemerintah kota Surakarta akan mendukung dan menyediakan kebutuhan untuk terlaksananya acara Gaung Muda Indonesia dengan baik. Pertemuan pemuda nasional ini akan berkontribusi dalam pembangunan Indonesia di
Surakarta,” ungkapnya.