SOLO, MettaNEWS – Umat islam Muhammadiyah lebih dulu merayakan Hari Raya Iduladha 2022 yang jatuh pada 10 Zulhijah 1443 H atau Sabtu, (9/7/2022). Artinya, penyembelihan hewan kurban juga dilakukan di hari ini. Tanpa terkecuali bagi sejumlah masjid Muhammadiyah di Kota Solo, Jawa Tengah.
MettaNEWS mencoba menyusuri tiga masjid di Solo diantaranya Masjid Al Falah Serengan, Masjid Mujahidin Joyusuran dan Masjid Jami Al Badar Mojo Semanggi.
Masjid Al Falah Serengan

Puluhan warga nampak sibuk melakukan penyembelihan hewan kurban di halaman Masjid Al Falah Serengan. Tahun ini, Masjid Al Falah memiliki 12 ekor sapi dan 3 ekor kambing kurban. Proses penyembelihan dilakukan usai salat Iduladha pukul 08.00 WIB.
Hewan kurban ini sengaja didatangkan malam hari. Alasannya, pihak panitia tak ingin menampung terlalu lama lantaran khawatir Penyakit Mulut dan Kuku yang masih mewabah.
“Diikirim semalam karena menghindari banyaknya pos yang harus dibayar, kotoran dan banyak hal, PMK juga salah satunya nantinya kan jadi tanggung jawab kita kalau ada apa-apa misal sakit yang pasti nggak ada tempat,” beber Purwanto Ketua Panitia Kurban Masjid Al Falah Serengan kepada MettaNEWS, Sabtu (9/7/2022).
Nantinya daging akan dibagikan ke 800 Kepala Keluarga (KK) yang berada di 5 RW, baik beragama islam maupun non islam. Jatah per KK sebanyak 1 kilogram daging sapi, sementara untuk kambing nantinya akan diberikan ke sejumlah daerah.
“Semua warga dapat ada 5 RW 1, 2, 3, 13 dan 16 dapat 1 kg daging sapi jeroan tulang, kambing dibagikan kebeberapa daerah yang jauh, sampai hari ini selesai jam 2-3 tinggal distribusi langsung ke masing-masing RT,” terangnya.
Jelasnya, 12 ekor sapi berjenis peranakan ini berasal dari 3 kelompok kurban warga maupun kelurahan yang terdiri masing-masing kelompok 7 orang. Sedangkan 9 ekor sapi lainnya berasal dari perorangan.
Sebelum didistribusikan, jeroan-jeroan indi direbus terlebih dahulu. Pihak panitia menyediakan dua perebusan jeroan agar lebih tahan lama dan tidak mudah hancur.
“Jeroan sebelum kita bagi direbus sudah matang untuk menghilangkan bau dan tahan lama kalau diserahkan mentah nanti rusak,” terangnya.
Khsusus keluarga yang berkurban, daging ditempatkan di wadah besek agar lebih tradisional. Agar lebih cepat, pemotongan tulang dilakukan dengan batuan mesin.
“Khusus yang berkurban biar ada kesan tradisional kalau warga umum plastik, pakai alat pemotongan tulang karena keras kalau pakai glandong biasa nanti kasihan yang motong hasilnya rapi ukurannya ditentukan, ini mesinnya sudah 3 tahun terakhir,“ tutupnya.
Masjid Mujahidin Joyosuran, Pasar Kliwon

Di lain tempat, puluhan jemaah Masjid Mujahidin Joyosuran nampak bergotong-royong menyembelih 8 ekor sapi dan 15 ekor kambing. Nantinya sebanyak 900 KK akan mendapatkan bagian 1,5 kg daging tulang dan jerohan. Sementara daging kambing nantinya akan diolah masyarakat yang ikut membantu.
“Kalau kambing itu khusus yang rewang (membantu-red) kalau yang di masyarakat itu khusus yang sapi, yang rewang-rewang ini khusus daging kambing dan sapi,” terang Sutritno Adi Wibowo, Ketua Panitia Kurban Masjid Mujahidin.
Pihaknya memastikan sapi kurban yang disembelih bebas dari PMK.
“Kemarin hari Jumat, syukur sapinya satupun tidak ada yang terkena PMK sehat semua,” terangnya.
Terapat perbedaan jumlah daging antara warga yang berkurban dengan masyarakat yang tak berkurban. Sementara itu terdapat perbedaan jumlah sapi di tahun kemarib 9 ekor sapi dan 10 ekor kambing.
“Kalau yang berkurban itu beda, dapat 5-4 kg plus 2,5-3 kg, itu masih ada pembagian untuk masyarakat tadi. Kalau di sini kepala, lidah, mata, otak disendirikan, kaki nanti siapa yang butuh nanti diatur sama panitia,” bebernya.
Sesuai wukuf Arafah, Hari Raya Iduladha jatuh pada 10 Dzulhijah yakni Sabtu, (9/7/2022).
“Karena kami yakin hari ini itu 10 Dzulhijah kan kemudian kita kan Iduladha wukuf di Arafah, wukufnya kan kemarin pukul 16.00 WIB, kalau di sini berarti Maghrib sudah masuk waktu Iduladha,” tutupnya.
Masjid Jami Al Badar Mojo Semanggi

Berbeda dengan dua masjid tersebut, Masjid Jami Al Badar menyembelih 4 ekor sapi dan 21 kambing yang akan dibagikan ke 400 KK. Di atas tanah wakaf Muhammadiyah itu, puluhan warga yang ikut membantu proses penyembelihan memadati halaman dan area dalam masjid. Nantinya masyarakat yang membantu akan mendapatkan bagian 2 kilogram daging. Berbeda dengan kedua masjid sebelumnya, ditempat ini tak ada alat pemotongan tulang.
“Dibagikan ke warga sekitar masjid baik yang islam maupun non islam. Petugasnya dapat double hampir 2 kg, masyarakat lain 1 kg,” terang Muhakhrom Ketua Panitia Kurban Masjid Jami Al Badar, Sabtu (9/7/2022).
Hewan kurban ini berasal dari masyarakat sekitar yang didatangkan kemarin sore, Jumat (8/7/2022). Muhakhrom menyebut, diesok harinya Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Solo telah melakukan pengecekan kesehatan.
“Sudah diperiksa DKPP, tata cara penyembelihan sudah kami minta sosialisasi Department Pertanian juga, lalu ada sosialisasi lewat masjid yang ada dari Wonosari Klaten jadi sudah kita training,” terangnya.
Berbeda dengan tahun lalu, Muhakhrom menyebut tahun ini terdapat perbedaan tata cara penyembelihan yang lebih rapi sistematis dan tingkat higienitas daging lebih terjamin. Pun jumlah sapi tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Yakni di tahun ini Masjid Jami mendapat tambahan 1 ekor sapi. Penyembelihan dan distribusi direncanakan selesai sebelum salat zuhur.
Paginya jamaah Masjid Al Jami telah melaksanakan salat Iduladha sesuai hisab.
“Salatnya kita taat organisasi dan sesuai dengan hisabnya tapi kita tidak mempermasalahkan itu, kita mengucapkan bagi yang besok merayakan Iduladha yang penting rukun,” jelasnya.
Diketahui sejumlah umat islam lainnya mengikuti pertanggalan Hari Raya Iduladha 1443 H pemerintah yang jatuh pada Minggu, (10/7/2022). Tak mempermasalahkan perbedaan waktu Hari Raya Kurban, pihaknya hanya berharap agar yang berwenang dapat menyelaraskan waktu Iduladha di masa mendatang.
“Harapannya yang di atas bisa diputuskan mengkaamodir supaya pas hari raya sekali saja tapi dua kali nggak masalah,sebaiknya kalau lebih sip kalau sekali jadi, Hari Tasyrik besok Ahad Senin Selasa, yang besok Senin Selasa Rabu, penyembelihan total hari ini saja,” tutupnya.












