SOLO, MettaNEWS – Pandemi Covid-19 telah menunjukan tanda-tanda membaik di pertengahan tahun 2022 ini. Terhitung sejak Maret 2020, pandemi menimbulkan dampak yang luar biasa di berbagai sektor termasuk perekonomian.
Kondisi yang membaik ini langsung mendapat tanggapan cepat dari The Alana Hotel & Convention Center Solo dengan mengikuti program dari International Labour Organization (ILO) di Indonesia dengan berfokus pada pemulihan ekonomi staf yang bekerja.
“Kita patut bersyukur dengan membaiknya kondisi pandemi Covid-19 dan terus berdoa agar semakin membaik di kemudian hari. Kondisi ini pula yang membuat kita berbuat cepat tanpa membuang waktu untuk berkonsentrasi pada kesejahteraan ekonomi masing-masing karyawan karena memang perhotelan dan pariwisata terdampak paling besar,” terang General Manager The Alana Hotel & Convention Center Solo Sistho A. Sreshtho.
Sementara itu, menurut Assistant Human Resource Manager Alana Hotel Solo, Ella Ardani, asal mula The Alana Hotel Solo mendapatkan sertifikat ILO ketika hotel berbintang terbaik se-Jawa Tengah tersebut dinilai telah memenuhi kriteria standar kesehatan di tengah pandemi.
Penilaian dilakukan pada 20 Mei lalu oleh dokter Wendri Wildiartoni dengan survey di berbagai sisi dan hal ini juga dilangsungkan dalam rangka peningkatan ekonomi serta meminimalisir terjadinya cluster perkantoran.
“Ada beberapa hal yang menjadi titik perhatian ILO dalam melakukan survey, diantaranya mereka melakukan survey ke staf kami, melihat standard operating procedure (SOP) perihal penanganan Covid-19, serta struktur organisasi Satgas Covid-19 yang dimiliki oleh hotel kami,” tutur Ella.
Ditambahkan Ella, bahwa ILO juga memperhatikan sisi selain 3 poin penting di atas seperti fasilitas kesehatan, vitamin yang disediakan dan diberikan kepada masing-masing staf, dan jaminan kesehatan yang dimiliki.
The Alana Hotel Solo juga memiliki ruang kesehatan dengan dokter jaga setiap harinya. Hal tersebut guna mengakomodir kebutuhan kesehatan seluruh staf yang bekerja. Khusus dalam program ini, ILO Indonesia menyediakan dokter untuk konsultasi yang akan memberikan beberapa saran kepada semua staf yang membutuhkan terkait dengan ekonomi pasca pandemi Covid-19.
ILO sendiri merupakan organisasi internasional yang berfokus pada pekerja dan berdiri pada tahun 1919. Dikutip dari ILO.org, bahwa ILO mempersatukan pemerintah, pengusaha, dan pekerja dari 187 anggota untuk menetapkan standar ketenagakerjaan, mengembangkan kebijakan dan merancang program yang mempromosikan pekerjaan layak bagi semua perempuan dan laki-laki.
Indonesia menjalin kerjasama dan bergabung dengan ILO pada 12 Juni 1950. Menerapkan struktur tripartit yang unik, ILO membangun kerjasama dengan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan tiga konfederasi serikat pekerja yakni Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) serta Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).
Tentunya, keikutsertaan The Alana Hotel & Convention Center Solo ke dalam ILO dapat menjadi tanda komitmen hotel dalam menjaga kesehatan staf yang bekerja. Diyakini pula bahwa dengan staff yang sehat, tentunya dapat melayani tamu lebih baik, lebih aman, dan lebih nyaman.







