Selat Mbak Lies, Makanan Khas Solo Yang Wajib Diburu Ketika Datang Ke Kota Bengawan

oleh
Selat mbak Lies
Selat Bistik dan Selat galantin kuah segar di Warung Selat Mbak Lies di Serengan, Solo Jumat (20/5/2022) | MettaNEWS / Kevin Rama

SOLO, MettaNEWS – Berkuliner di kota Solo, Jawa Tengah, tidak lengkap rasanya bila belum mencoba Selat makanan legendaris khas Solo pada Warung Selat Mbak Lies yang terletak di Gang II Nomor 42 Serengan. Dengan Nuansa pernak-pernik keramik yang ditonjolkan, memberikan suasana yang berbeda dalam menikmatinya.

Wulandari Kusmadyaningrum selaku pemilik Warung Selat Mbak Lies saat dijumpai MettaNEWS Jumat (20/5), mengungkapkan, dirinya telah melakoni usaha selat ini sejak berumur 19 tahun usai lulus SMA yaitu sejak tahun 1987 hingga sekarang.

“Jadi waktu itu sehabis lulus SMA saya cita-citakan untuk langsung berjualan saja, karena saya juga dari kecil seneng sama Selat selain itu selat menjadi makanan favorit saya karena 4 sehat 5 sempurna jadi ada sayur ada telur ada daging,” ungkapnya.

Untuk menjaga citarasa Selat yang khas dan lezat, lilis sapaan akrabnya, mengungkapkan penggunaan sayur yang dipakai untuk sajian selat ini harus fresh atau segar setiap hari.

Selain itu Aktivitas mengupas bahan bahan untuk dimasak dilakukan di depan warung agar dapat dilihat oleh pelanggan.

“Hal ini untuk memberi tahu pelanggan bahwa bahan yang kita gunakan selalu segar, kita juga  merebus sayur-sayuran tidak sekali rebus tapi menyesuaikan kedatangan pelanggan agar fresh saat dihilangkan,” ungkapnya.

Kemudian lilis juga menjelaskan kuliner Selat ini seharusnya dihidangkan dengan kuah yang dingin karena memang seperti itu khasnya dari dulu.

“Meskipun dalam kondisi cuaca yang berbeda-beda hujan maupun banjir akan lebih nikmat jika kuahnya dingin, tapi ada juga yang meminta dihangatkan kuahnya, kita juga menyesuaikan pelanggan, kemudian cara memakannya juga tidak di makan satu persatu tapi di obrak-abrik atau diberantakan,” Ujarnya.

Varian Selat yang disediakan adalah Selat lidah, Selat bestik, Selat galantin kuah segar, dan Selat galantine kuah saos. Satu porsi besar selat dibanderol Rp24.000 untuk selat biasa. Sedangkan untuk selat lidah, harganya Rp26.000 per porsi. Selain selat, warung ini juga menyediakan menu lainnya sebagai pendamping. Seperti timlo, sup manten, sup matahari, dan gado gado.

Warung yang buka setiap hari mulai pukul 08.00—18.00 WIB ini kebanyakan diburu oleh Pembeli yang berasal dari luar kota. Pembelinya pun bukan hanya dari kalangan orang biasa, banyak artis-artis yang pernah mampir, bahkan presiden Joko Widodo saat masih menjadi Walikota solo pun sering jajan ketempat ini.

Dengan desain keramik yang unik membuat tempat tersebut memiliki suasana yang berbeda dengan tempat lain, barang barang keramik menjadi pilihan sebagian hiasan tersebut dipilih oleh lilis lantaran sejak kecil dirinya sangat menyukai hiasan yang berasal dari keramik.

“Saya menyukai barang-barang dari keramik ini dari umur 5 tahun, ada juga peningalan dari almarhum orangtua saya, koleksi yang saya miliki disini juga berasal dari luar negri ada yang dari Thailand belanda jepang dan lain-lain,” Ujarnya.

Meski ramai, sampai kini warung selat Mbak Lies tidak buka cabang di tempat lain. Sebab dirinya ingin tetap turun langsung bersama karyawan melayani konsumen.