SOLO, Metta NEWS – Tim Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Kesehatan Masyarakat (KESMAS) Universitas Muhammadiyah Surakarta menyelenggarakan kegiatan daur ulang sampah plastik menjadi Ecobrick di Desa Wisata Edukasi Ngrombo, Kecamatan Baki, Sukoharjo.
Kegiatan itu berwujud program pengabdian masyarakat persyarikatan/Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) / Desa Binaan (P2AD) yang mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Desa dalam Pengelolaan Sampah Plastik melalui Ecobrick menuju Desa Wisata Edukasi” dengan melibatkan ibu-ibu Aisyiyah dan PKK sebagai mitra.
Kepala Desa Ngrombo Sri Partini, mengungkapkan sisa-sisa sampah plastik yang sebagian sudah diolah menjadi kerajinan tas, dompet, bunga, dan yang lainnya masih bisa dimanfaatkan menjadi ecobrick dan Tim UMS akan membekali ibu-ibu di desanya agar dapat mengoptimalkan kreativitas untuk menjadikan Desa Ngrombo sebagai desa wisata edukasi dan sebagai wisata industri gitar.
“Sisa-sisa dari bahan kerajinan tas dompet bunga dan lainnya bisa dijadikan menjadi ecobrick agar dapat memaksimalkan kreativitas warga Desa Ngrombo sebagai desa wisata edukasi,” kata Sri Partini.
Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mitra terkait pengelolaan sampah plastik melalui ecobrick yaitu membuat sampah plastik menjadi batu bata. Selama ini sisa-sisa kerajinan warga yang memanfaatkan plastik bekas masih menyisakan limbah.
Ketua Tim sekaligus Ketua P2AD Dr. Anatri Desstya, menjelaskan setiap kelompok bersama warga didampingi oleh tim dosen dan beberapa mahasiswa PGSD.
“Latar belakang kegiatan ini dilakukan di Desa Ngrombo, karena masyarakat terutama kaum ibu di desa tersebut sangat tinggi kreativitasnya dalam mengelola sampah plastik dalam rangka menuju desa wisata edukasi,” pungkas Anatri.








