SILAT APIK PTMA 2024, Silaturahmi Perkecil Gap Antaruniversitas

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Pembukaan SILAT APIK-PTMA atau Silaturahmi Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiah di Auditorium Moh. Djazman UMS, Rabu (28/2/2024) berlangsung sangat meriah.

Tahun ini, UMS dan Umuka menjadi tuan rumah gelaran akbar SILAT APIK 2024. Yang berlangsung pada 28-29 Februari 2024.

Wakil Rektor V UMS, Ir. Supriyono, M.T., Ph.D. mengungkapkan rasa bangga dan bersyukurnya atas hadirnya ratusan mahasiswa dan dosen Ilmu Komunikasi dari perguruan Muhammadiyah se Indonesia.

“Asosiasi ilmu pendidikan ilmu komunikasi saat ini memang masih sangat seksi begitu ya. Tapi saya sampaikan tadi bahwa kita ada gap. Ya ada gap, yang kemudian dengan jalan kerjasama seperti inilah kita akan mengurangi gap-gap itu. Harapannya ke depan ya kita maju bareng sama-sama. Dan gap-nya itu semakin berkurang jauh,” kata Supriyono usai pembukaan, Rabu (28/2/2024).

Dengan gap yang semakin berkurang menurut Supriyono bisa membuat universitas maju bersama.

“Sehingga kalau gap antar universitas besar dan kecil, negeri dan swasta semakin berkurang maka kita maju bareng. Kemudian akan menghasilkan karya-karya yang kemudian bisa menyelesaikan permasalahan bangsa,” ujarnya.

Antaruniversitas lanjut Supriyono bisa saling berbagi pengalaman.

“Ya kemudian saling membantu menggunakan literasi,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum APIK PTMA Himawan Sutanto mengungkapkan sebanyak 200 an peserta hadir pada event tahunan ini.

“Peserta mulai dari Aceh sampai Sulawesi, Maluku Utara juga hadir. Kemudian untuk dosen ada kurang lebih 50 dosen yang hadir. Karena kegiatan kolaborasi baik kegiatan dosen juga kegiatan mahasiswa. Baik workshop, juga ada kompetisi antara mahasiswa,” bebernya.

Ia mengatakan gelaran ini jadi kali ketiga dilaksanakan.

“Yang pertama itu di Ponorogo kemudian di Sidoarjo dan ini di UMS. Masing-masing penyelenggara punya keunikan karena masing-masing punya kekhasan. Nah UMS dan Umuka sebagai centernya Jawa ini menjadi sangat menarik sekali. Karena semua kumpul di sini mulai dari budayanya kemudian pengembangan kreativitasnya itu luar biasa,” tandasnya.

Himawan menuturkan pihaknya ingin SILAT APIK terus berkembang dan mencoba merangkul universitas di luar muhammadiyah.

“Kami mencoba merangkul teman-teman yang di luar Muhammadiyah. Dengan harapan untuk saling menjaga silaturahim untuk pengembangan program-program komunikasi,” jelasnya.

Menurutnya pemilihan UMS dan Umuka sebagai tuan rumah adalah tepat.

“Persiapan UMS sangat-sangat bagus sekali. Kemudian posisi Surakarta dari mana saja bisa dilihat. Dengan akomodasi yang mudah dan secara SDM dan sarana prasarana juga memang sangat bagus,” ujarnya.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Sidiq Setyawan mengatakan pada tahun ini kegiatan tersebut mengusung tema Society and Communication in The Digital Era.

Ia mengatakan pemilihan tema tersebut melihat bagaimana komunikasi di era masyarakat digital. Yang memberikan dampak sangat besar bagi kehidupan terutama dalam pendidikan perguruan tinggi.

“Tema ini dipilih karena kita menempatkan society di atas teknologi digital, karena kita manusia berperan sebagai pengendali teknologi,” katanya.

Ia mengatakan pada kegiatan berskala nasional tersebut melibatkan banyak Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiah di seluruh Indonesia.

“Harapannya kegiatan ini tidak untuk kebaikan UMS saja tetapi juga seluruh PTMA yang berpartisipasi. Harapannya lagi kegiatan ini mampu memacu banyak kolaborasi antar-PTMA. Sebagai sarana penyatuan dan penyelarasan, serta memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat,” jelas Sidiq.